Rabu, 20 Oktober 2010

Fungsi Repeater dan bridge


Repeater merupakan alat yg dapat menerima sinyal digital dan memperkuatnya untuk diteruskan kembali. Repeater juga dapat memperjauh jarak transmisi data. disamping itu, repeater dapat memperkecil noice pada sinyal transmisi yang datang.

Repeater bekerja pada level physical layer dalam model jaringan OSI, Tugas utama dari repeater adalah menerima sinyal dari satu kabel LANdan memancarkannya kembali ke kabel LAN yang lain

Pada jaringan wireless, repeater diletakkan pada gedung-gedung yang tinggi, menara pemancar, atau dipuncak gunung. hal ini bertujuan agar sinyal yang diterima dapat dipancarkan dan diterima dengan baik, dengan adanya repeater, jarak gelombang yang dapat ditempuh oleh jaringan wireless juga semakin jauh.

BRIDGE



Adalah alat yang dapat menghubungkan sebuah LAN dengan LAN yg lain, apabila keduanya menggunakan teknologi yang sama, misalnya dgn teknologi ethernet. bridge bekerja pada level data link layer pada model jaringa OSI. oleh sebab itu, Bridge dapat menyambungkan jaringan yg menggunakan metode transmisi atau medium acces control yg berbeda. Bridge juga mampu mempelajari alamat link pada setiap perangkat yg tersambung dengannya dan mengatur alur frame berdasarkan alamat trsbt.

Fungsi lain Bridge yaitu dapat memisahkan suatu paket data yg harus dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yg lain, apabila kedua jaringan terhubung. Bridge dpt berpungsi sebagai router pada jaringan lebih luas. Hal trsbt dinamakan dengan istilah brouter (bridge-router). Bridge juga dpt meng-copy frame data dari suatu jaringan yg lain. asalkan jaringan trsbt msh terhubung.

Keuntungan menggunakan BRIDGE:
- Lebih mudah dipasang dan dirawat.
- Cukup sederhana dan harganya lebih murah daripada router.
- CEnderung mampu menangani trafik yg lebih rendah.

Kerugian menggunakan BRIDGE:
- Alamat fisik bridge pada suatu stasiun dalam jaringan harus berbeda dengan yg lain.
- Frame broadcast dilewatkan bridge keseluruh LAN, hal ini dpt menyebabkan trafik melebihi kapasitas medium jaringan
- kesalahan dalam mengkonfigurasikan brodge menyebabkan bridge memutarkan frame tanpa henti
- Bridge lebih cocok pada jaringan dengan volume trafik yg lebih rendah.

wiharsono kurniawan n berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jan lupo komentar nyo boss